Rawa Pening Sebagai Sumber Kehidupan

Rawa Pening di Kabupate Semarang, Jawa Tengah menjadi tujuan perjalanan kali ini. Udara dingin dan kabut yang berangsur melayang, menjebak mata akan eksotisme danau yang diapit gunung-gunung dari segala penjuru. Sinar mentari dari ufuk timur mulai menghangatkan permukaan danau dan menyinari organisme yang ada. Geliat kehidupuan mulai berdenyut seiring naiknya Sang Surya. Hamparan Eceng Gondong yang terhampar luas dan sebagian besar menutupi permukaan danau, seolah tak mengurangi rasa kagung Rawa Pening. Ada banyak sisi keindahan yang bisa dinikmati pagi ini.


Bergerak dari dermaga di dekat jembatan rel, pandangan mata tertuju pada sisi timur dan tenggara danau. Bukit-bukit yang membendung Rawa Pening mulai terlihat yang tersamar kabut tipis. Lapisan bukit-demi bukit yang disekat oleh uap air, terlihat indah. Sisi eksotik Rawa Pening mulai terlihat seiring Sang Surya yang semakin meninggi. Kabut mulai terkuak dan temaram cahaya matahari menghijaukan perbukitan. Lapis demi lapis mulai terpisah dan terlihat jelas. Warna-warni kehidupan mulai menampakan diri dan beberapa burung sudah berkeliaran untuk mencari makan.


Geliat masarakat di sekitar Rawa Pening mulai nampak. Sampan dan perahu-perahu motor mulai mengombang-ambingkan permukaan danau yang semula tenang. Riak-riak air dari mesin perahu tempel memecah lembutnya air danau menjadi gelombang yang serentak menggoyang hamparan Eceng Gondok. Nelayan mulai sibuk dengan aktivitasnya masing-maasing, baik memancing, menjala hingga memberi pakan ikan di karamba apung yang di tanam di pinggir danau. Hari semakin siang, semakin banyak orang yang mulai memasuki perairan danau yang dijadikan pegangan dalam mencari nafkah kehidupan. Rawa Pening mulai hidup untuk memberikan kehidupan untuk nelayan dan keindahan untuk penikmatnya.



Potensi sumber daya alam yang luar biasa untuk danau alam ini. Pengelolaan potensi danau akan berdampak pada kemajuan atau kerusakan Rawa Pening. Saat ini, fenomena eutrofikasi terjadi akibat akumulasi limbah rumah tangga dan pertanian yang benyak mengandung phospat. Ledakan alga, Eceng Gondong akibat kandungan phospat yang melimpah akan memperngaruhi ekosistem danau. Rawa Pening ibarat tempat penampungan limbah cari dari segala penjuru tempat, dan disaat daya dukung mulai goyah maka benih-benih bencana berkecambah. Dibalik kerusakan alam yang mulai semakin mengancam, maka keindahan seolah lah tak bergeming dan tetap memancarkan pesonanya. tak ada habisnya menikmati Rawa Pening dari beberapa sisi dan sudut pandang. Tugas kita yang mengerti dan paham akan potensi besar ini untuk tetap menjaga danau alam ini agar tetap memiliki daya dukung yang baik. (sumber)

PELANGI MULTIMEDIA

Info dan Pemesanan Hub. HP. 0857-2705-3099 / 0857-8609-6166 Kami adalah komunitas pengrajin enceng gondok dari Ambarawa Kab. Semarang, memiliki Anggota 7 kelompok lebih pengrajin dengan kreasi produk kerajinan higga ratusan jenis produk.

No comments:

Post a Comment