Proses Pengelolaan Eceng Gondok Menjadi Kreasi seni bernilai tinggi


Info dan Pemesanan Hub. 0856-4020-3369 (EKO) Bu Chomsah 0857-2705-3099 (M3) / Pak Slamet 0857-8609-6166 Kami adalah komunitas pengrajin enceng gondok dari Ambarawa Kab. Semarang, memiliki Anggota 7 kelompok lebih pengrajin dengan kreasi produk kerajinan higga ratusan jenis produk

Proses Pengelolaan Eceng Gondok menjadi bahan baku anyaman:

  1. Yang diperlukan hanya sebagai tangkai daunnya,sehingga akar, daun, tunas dan bunganya harus disisihkan.
  2. Tangkai Eceng Gondok dibersihkan dengan air bersih (jika diperlukan dapat digunakan sabun atau kaporit,untuk menjaga kebersihan perajinnya).
  3. Pengeringan, Pengeringan dapat dilakukan dengan menjamurnya pada permukaan lantai yang disemen (kurang-lebih 7 hari) Dapat juga di keringkan setelah terlebih dahulu dikeluarkan kandungan airnya dengan di pres secara manual.
  4. Pengelompokan tangkai eceng gondok berdasarkan panjangnya atau besar penampangnya.
  5. Tangkai yang sudah kering dapat dibelah belah menjadi bagian-bagian yang lebih tipis.

Proses pewarnaan:


  • Tangkai eceng gondok dibasahi dengan mencelupkan ke dalam air kemudian ditiriskan.
  • Panaskan air hingga mendidih,dengan komposisi 2 liter air untuk satu gelas bungkus pewarna. Kemudian masukan eceng gondok sehingga terrendam semua selama 15-20 menit.Setelah itu api dimatikan dan biarkan eceng gondok terbenam selama 12 jam sampai 24 jam.
  • Eceng gondok diangkat dan dicuci kemudian di jemur hingga kering.
  • Zat pewarna terdiri dari pewarna alami dan warna buatan.

Bahan-bahan warna alami :

Daun sirih,gambir,daun jambu biji,kulit bawang merah,atau kunyit serta bahan-bahan alami lainnya yang harus dicoba hasilnya. Pencelupan dilakukan berulang-ulang setelah terlebih dahulu dikeringkan sebelum dicelupkan kembali kedalam Zat pewarna.Kemudian diangin-anginkan ditempat yang teduh.

Warna buatan

Untuk memperoleh warna krem dilakukan proses pemutihan,antara lain hydrogen peroksida (H2O2). Pemutihan dapat dilakukan dengan membuat larutan kaporit dengan perbandingan 10-15 gram kaporit dalam 1 liter air hangat. Rendam eceng gondok kering selama 10-15 menit setelah dicuci bersih rendam kembali eceng gondok tersebut dalam larutan thio atau hypochlorite 3 gram dalam 1 liter air selama 30 menit (untuk menetralisir kaporit yang dapat merusak eceng gondok),dicuci kembali dan keringkan.

Pengawetan dilakukan dengan menggunakan komposisi 30 gram asam borat yang dilarutankan pada 1 liter air. Setelah asam borat terlarut selam kurang lebih 2-3 jam, diperas dan  dan dijemur hingga kering,dan bahan eceng gondok siap dianyam.

Bentuk Pita (1-1,5 cm) Bentuk Pilin (2 Helai Eceng gondok dipilin enjadi satu) dan bahan baku yang dijalain (seringkali jalinan berfungsi sebagai pakan dan lungsin pada pembuatan tas, keranjang, dompet dan sebagainya.

Langkah-langkah membuat desain kriya :

  1. Gagasan atau ide untuk membuat sesuatu.
  2. Membuat sketsa dari barang kriya yang akan dibuat (gambar dengan ukuran secara sederhana).
  3. Menentukan pilihan ukuran bahan dan teknik pengerjaan yang digunakan.
  4. Mulai membuat percobaaan.
  5. Memperbaiki yang kurang atau membuat yang baru setelah mengetahui kekurangan-kekurangan yang tampak.
  6. Mencoba membuat daftar barang kriya yang mungkin dapat di buat dengan bahan eceng gondok dengan teknik anyaman, seperti :


Tikar, alas piring, keranjang, tempat tissue, tempat pensil, keranjang pakaian ( cucian ) wadah-wadah, topi, tas, kantong, sarung bantal dan sebagainya.

Pembuatan Sofa Dari Eceng Gondok :


Pembuatan rangka sofa minimalis dari bahan eceng gondok memang hanya bisa dilakukan oleh tukang yang sudah benar -benar ahli dan biasa dalam pembuatan sofa eceng gondok. Perkiraan bukan hanya menghitung ketebalan alas, tapi juga harus pintar dalam memperkirakan jarak tiap anyaman, dimana tempat ketemu anyaman, dan hal lain yang tidak bisa dibuat dengan cara pembuatan seperti kursi biasa. Model membulat adalah salah satu hal yang sulit bagi tukang sofa.

Selain tehnik yang cukup, bahan kayu baik juga dibutuhkan untuk bahan sofa minimalis yang kuat, biasanya kami menggunakan bahan dari mahoni oven dan suren dengan kualitas baik, sebelum aplikasi finishing kami juga memberikan microcide sebagai obat anti rayap dan bubuk kayu agar kayu sofa tetap awet.

contoh rangka


Setelah tehnik pembuatan rangka selesai maka dilanjutkan dengan penganyaman eceng gondok, tergantung dari permintaan 2 seater ata 3 seater. Biasanya 1 sofa bisa dibuat dalam 1 hari untuk 2 seater, untuk 1 seater bisa jadi 2 buah dalam satu hari untuk satu orangnya. Karena pentingnya rangka kayu dalam pembuatan sofa minimalis dari eceng gondok maka sebaiknya tukang yang terlatihlah yang mengerjakan sofa untuk kerajinan eceng gondok.

”Kursi sofa tamu wicker” atau jenis kursi sofa yang dibuat menggunakan bahan eceng gondok yang dianyam seperti rotan, jenis kursi ini banyak diminati konsumen furniture berkonsep back to natural. kursi sofa eceng gondok ini sangat bagus dijadikan perabot ruang teras rumah dan juga bisa dijadikan kursi di ruang tamu.

kursi sofa eceng gondok ini memiliki bentuk dan warna natural, dikombinasikan dengan meja tamu minimalis kayu jati, sangat bagus dan memperindah ruang tamu dirumah.
Selain itu, harga kursi sofa eceng gondok ini juga sangat terjangkau, karena bahan nya pun memanfaatkan tanaman eceng gondok yang tumbuh subur disungai-sungai.

PELANGI MULTIMEDIA

Info dan Pemesanan Hub. HP. 0857-2705-3099 / 0857-8609-6166 Kami adalah komunitas pengrajin enceng gondok dari Ambarawa Kab. Semarang, memiliki Anggota 7 kelompok lebih pengrajin dengan kreasi produk kerajinan higga ratusan jenis produk.

No comments:

Post a Comment